Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Add Starynovel to the desktop to enjoy best novels.
Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Your cookies settings
Strictly cookie settingsAlways Active
More Than His Assistant
READING AGE 18+
Guudnight
Romance
ABSTRACT
Naya Almeera tidak pernah menyangka bahwa pekerjaan barunya sebagai asisten pribadi akan menyeretnya ke dunia penuh tekanan dan perasaan yang tidak seharusnya ia miliki. Evan Wiradana, CEO muda Wiradana Creative & Tech Group (WCTG), dikenal dingin, perfeksionis, dan sulit didekati. Namun di balik sikap profesionalnya, Evan kerap menunjukkan perhatian kecil yang tak pernah ia akui, membuat Naya terjebak dalam kebingungan.
Apakah Evan benar-benar hanya bos yang seketus itu, atau ada perasaan tersembunyi yang sengaja ia pendam? Insiden tak terduga di kantor menjadi awal perubahan sikap Evan, memicu tarik–ulur emosi yang membuat batas antara profesional dan perasaan perlahan mengabur.
Di tengah ritme kerja yang intens, Naya kembali bertemu Janelle sahabat lamanya yang kini menjabat sebagai Senior Project Manager, serta Jared, COO ceria yang selalu membawa suasana berbeda. Kehadiran mereka memberi warna, dukungan, sekaligus drama kecil yang tak terhindarkan.
Ketika perasaan mulai tumbuh di antara ambisi dan tuntutan karier, Naya dan Evan dihadapkan pada satu pertanyaan penting. Beranikah mereka mengakui perasaan, atau justru membiarkan kesempatan itu direbut orang lain?